Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Embun Tepung

Penyakit:Embun Tepung
Penyebab:Podosphaeria leucotricha (Ell. et Ev.) Salm.
Inang:Apel (Malus sylvestris Mill.)
Sebaran:Jawa Timur
Gejala:Gejala penyakit dapat timbul pada bagian daun, ranting, bunga, dan buah. Pada bagian ayng terserang cendawan membentuk lapisan tepung seperti beledu berwarna putih yang terdiri atas miselium, konidiofor, dan konidium cendawan. Gejala akan segera tampak pada kuncup yang berkembang menjadi daun dan tunas baru. Gejala awal berupa bercak-bercak kecil bertepung berwarna putih hingga kelabu pada bagian permukaan bawah daun. Gejala lanjut pada kedua sisi permukaan daun akan diselimuti oleh lapisan tepung tersebut. Daun yang terinfeksi parah menunjukkan gejala menggulung, kerdil, keras dan rapuh, diselimuti oleh miselium cendawan, dan akhirnya rontok. Gejala pada buah berupa adanya selimut tepung putih pada permukaan buah yang nantinya akan berkembang menjadi cokelat.
Deskripsi:Penyakit ini dapat mengganggu tanaman muda di area pembibitan. Infeksi cendawan terjadi melalui haustorium yang terdapat pada miselium cendawan. Miselium ini membentuk konidiofor seperti tabung yang ujungnya terdapat konidium secara berantai. Konidium berbentuk seperti tabung pendek sampai agak bulat, berwarna hialin, dan berukuran 21-31 x 13-18 m. Cendawan mempertahankan diri pada sisik-sisik kuncup. Konidiofor umumnya mulaimembentuk konidium pada pukul 15:00 dan akan mulai dipencarkan pada pukul 09:00 pagi keesokan harinya. Konidium akan berkecambah setelah enam jam berada di daun. Siklus hidup cendawan ini susah siputus karena ketersediaan daun apel yang terus-menerus sepanjang musim sebgai sumber infeksi. 
 
Pengendalian:Sanitasi bagian sakit




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB