Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Penyakit Kudis

Penyakit:Penyakit Kudis
Penyebab:Elsino? iwatae Kajiwara et Mukelar
Inang:Kacang Hijau
Sebaran:Indonesia
Gejala:Penyakit ini menyerang bagian daun, tangkai daun, batang, dan polong. Pada daun mula-mula timbul bercak kecil, bulat, diameter 1-2 mm, berwarna cokelat atau cokelat kemerahan. Sering kali jaringan daun di sekitar daun menguning. Bercak yang tua mempunyai pusat berwarna kelabu atau putih kelabu dan dapat berlubang. Pada batang, gejala yang timbul mirip dengan gejala pada daun. Pada polong bercak yang masih muda agak melekuk, jorong, agak bulat, atau kadang tidak teratur. Ukuran bervariasi, umumnya berdiameter 5-8 mm. Bercak berwarna cokelat atau cokelat kemerahan, jika polong masak, maka bercak terangkat dan warnanya menjadi kelabu atau putih kelabu. Pada umumnya bagian yang terkena kudis akan berubah bentuk dan tidak terbentuknya massa spora.
Deskripsi:Cendawan membentuk konidium hialin, bersel tunggal, bulat telur atau jorong, 5-6,5 x 2-3 m. Pada kondisi yang sesuai konidium dibentuk dalam jumlah banyak pada konidiofor dan tertumpuk pada aservulus. Konidium jarang dibentuk pada bercak yang tua. Cendawan membentuk askus dalam stroma yang dibentuk di bawah epidermis. Askus berwarna hialin, berbentuk bulat, bulat telur, atau jororng, berukuran 25-27,5 x 17,5-22,5 m. Di dalam air bentuknya seperti gada terbalik. Cendawan ini dipencarkan oleh angin. 
 
Pengendalian:Menanam varietas tahan (betet), rotasi, sanitasi, perawatan biji




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB