Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Busuk Pangkal Batang

Penyakit:Busuk Pangkal Batang
Penyebab:Sclerotium rolfsii Sacc.
Inang:Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC.)
Sebaran:Indonesia
Gejala:Serangan cendawan ini menyebabkan busuk rrimpang. Gejalanya berupa daun menguning, layu dan pucuk tanaman mengering, akhirnya tanaman mati. Gejala ini mirip seperti serangan layu bakteri, tetapi proses kematian tanaman berlangsung beberapa bulan. Batang semu yang menunjukkan gejala ini sulit dicabut atau dipisahkan dari rimpangnya. Bila rimpang dibelah terlihat bagian dalam berwarna agak gelap dan busuk, tetapi tidak mengeluarkan lendir. Pada serangan berat, rimpang danbatang keriput dan terdapat miselium cendawan berwarna putih seperti bulu dan butir-butir sklerotium.Pada kondisi kelembaban tanah tinggi sebagai akibat dari drainase yang kurang baik patogen berkembang biak lebih cepat.
Deskripsi:Patogen bertahan dalam tanah dan rimpang yang sakit. Patogen ini mempunyai miselium berwarna putih. Untuk mempertahankan diri, cendawanR. solanimembentuk sklerotium yang semula berwarna putih, kemudian menjadi coklat. Penyebaran patogen dapat melalui benih, air, angin, serangga dan alet pertanian. 
 
Pengendalian:Mengurangi kelembaban tanah; Bagian tanaman yang sakit dipotong dan dibuang; Media tanaman dan seluruh pot didesinfektan dengan larutan formalin 4% atau antibiotik selama 1 jam.




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB