Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Penyakit Antraknosa

Penyakit:Penyakit Antraknosa
Penyebab:Colletotrichum truncatum (Schw.) Andrus et Moore
Inang:Kedelai
Sebaran:Indonesia
Gejala:Gejala menyerang bagian batang, tangkai daun, tangkai polong, dan polong kedelai. Gejala jarang terlihat pada daun, kalaupun ada gejala tidak begitu jelas terlihat. Gejala pada batang dan tangkai daun berupa bercak kecil, tidak teratur, dan berwarna cokelat. Gejala pada polong berbentuk bulat, tidak teratur, dan berwarna cokelat hingga kehitaman. Gejala yang terdapat pada bunga menyebabkan busuk dan rontok.
Deskripsi:Ciri mikroskopis: aservulus hitam dengan seta berwarna cokelat, banyak dibentuk pada kondisi dengan RH atau curah hujan tinggi. Konidium hialin, bersel tunggal, melengkung, dengan ukuran 20-22x4 m. Cendawan ini dapat bertahan pada sisa tanaman sakit. Cendawan yang terbawa dalam biji menyebabkan serangan penyakit semai pra tumbuh dan pasca tumbuh. 
 
Pengendalian:Menanam dengan benih sehat, memperbesar jarak tanam, pembersihan lahan pada saat sebelum tanam.




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB