Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Akar Gada

Penyakit:Akar Gada
Penyebab:Plasmodiophora brassicae
Inang:Kubis-kubisan (Cruciferae, Brassicaceae)
Sebaran:Jawa Barat dan Sumatera Utara
Gejala:Akar tanaman yang terinfeksi mengalami pertumbuhan hipertropi, pembelahan dan pembesaran sel secara berlebihan, sehingga menyebabkan bintil atau kelenjar yang tidak teratur. Bintil-bintil yang bersatu ini menjadi bengkak memanjang dan mirip gada. Akibat adanya abnormalitas ini menyebabkan terganggunya proses pengangkutan unsur hara. Tanaman menjadi layu, daun-daun berwarna hijau kelabu, dan terlihat merana. Pada umumnya gejala di atas permukaan tanah terlihat apabila keadaan perakaran sudah sangat rusak.
Deskripsi:Cendawan mempunyai spora tahan berbentuk bulat, hialin, dengan diameter mencapai 4 m. Spora tahan berkembang membentuk zoospora. Zoospora ini tidak berdinding sel, protoplas berinti satu, dan sangat aktif bergerak. Tubuh buah cendawan yang disebut plasmodium bertahan dalam sel akar tanaman dan tidak berdinding sel. Spora tahan akan terbebas dari akar sakit apabila terurai oleh jasad sekunder. Pemencaran penyakit ini dapat terjadi melalui bantuan angin, hewan, air drainase, dan alat-alat pertanian. Cendawan ini tidak bersifat terbawa benih dan dapat bertahan di dalam saluran pencernaan hewan. 
 




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB