Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Antraknosa

Penyakit:Antraknosa
Penyebab:Colletotrichum lagenarium (Pass.) Ell. et Halst.
Inang:Labu-labuan (Cucurbitaceae)
Gejala:Gejala awal dimulai dari tulang daun kemudian meluas menjadi bercak cokelat, bersudut atau agak bulat, diameter mencapai 1 cm terkadang lebih. Gejala yang menyerang daun berkembang mengakibatkan permukaan daun menjadi tidak rata. Bercak-bercak yang bersatu mengakibatkan kematian pada jaringan daun. Gejala bercak pada tangkai dan batang tampak seperti memanjang, berwarna cokelat tua, dan mengendap. Bercak pada buah akan tampak pada saat buah mulai masak. Kondisi cuaca yang lembab memperlihatkan massa spora berwarna merah jambu di tengah bercak.
Deskripsi:Konidium cendawn hialin, bersel satu, berbentuk oval, dan berukuran 13-19 x 4-6 m. Massa konidium terlihat seperti lendir berwarna merah jambu. Konidium yang berkecambah membentuk pembuluh kecambah yang jika kontak dengan permukaan yang kuat akan membentuk apresorium bulat, berdinding tebal, dan berwarna tua. Tubuh buah cendawan berbentuk aservulus dengan seta berwarna cokelat, berdinding tebal, bersekat 2-3, panjangnya 90-120 m. Cendawan bertahan pada sisa-sisa tanaman sakit dan terbawa benih. Pemencaran konidium dibantu oleh percikan air. 
 
Pengendalian:Menanam benih sehat, rotasi tanaman




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB