Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Jamur Upas

Penyakit:Jamur Upas
Penyebab:Upasia salmonicolor (Berk. et Br.) Tjokr.
Inang:Tekomaria (Tecomaria capensis (Thumb.) Spach.)
Gejala:Pada daun atau batang semu mula-mula timbul bercak bulat, mengendap, berwarna kuning atau hijau muda. Akhirnya bercak menjadi coklat danmempunyai bintik-bintik hitam terdiri dari tubuh buah (Aservulus) cendawan. Pada umumnya bintik-bintik ini teratur pada lingkaran-lingkaran yang terpusat. Dalam keadaan lembab, badan buah mengeluarkan massa spora (konidium) yang berwarnamerah jambu atau jingga.
Deskripsi:Siklus patogen: a). stadium rumah laba-laba: cendawan membentuk miselium tipis seperti perak/ sutera; b). stadium bongkol semu: cendawan membentuk gumpalan-gumpalan hifa di depan lentisel; c). stadium teleomorf: cendawan membentuk kerak berwarna pink atau salmon; d). stadium bongkol: perkembangan dari stadium rumah laba-laba pada bagian sisi atas yang tidak terlindungi; e). stadium anamorf: lanjutan dari stadium bongkol yang menjadi sporodokium merah. Gejala mikroskopis: pada stadium teleomorf yang ditandai dengan warna merah muda mengandung banyak basisiospora, berbentuk pyriform dengan ujung runcing, berukuran 9-12 x 6-7 m, sterigma panjang 4-5 m; pada stadium anamorf ditandai dengan warna merah bata hingga merah tua, berukuran 0,5-1,5 m, menghasilkan konidium berbentuk jorong yang tidak teratur. Spora dapat menyebar melalui angin, serangga, dan percikan air hujan. 
 




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB