Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
   
Penelusuran Lanjutan
Beranda Depan

 

 Penyakit sumatera

Penyakit:Penyakit sumatera
Penyebab:Pseudomonas syzygii
Inang:Cengkeh
Sebaran:Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah
Gejala:Mati cepat atau mati layu (wilt die-back): daun-daun menjadi gugur mendadak dari atas ke bawah. Ranting-ranting pada cabang dekat pucuk atau pucuk mati. Kayu pada batang apabila dipotong memanjang terlihat adanya garis-garis kelabu kecokelatan dan keluar ooze. Mati lambat (senescense die-back): perkembangan gejala terjadi secara bertahap, seluruh daun menguning dan daun gugur secara perlahan.
Deskripsi:Bakteri ini bersifat aerob, tidak membentuk spora, Gram negatif, tebal dinding selnya 25-50 nm, tidak berkapsula, dan berukuran 1,0-2,5 x 0,5-0,6 m. Pemencaran dan penularan penyakit terjadi melalui vektor serangga Hindola dan bersifat persisten dan bibit yang telah terinfeksi penyakit. Penyakit ini banyak ditemukan di dataran tinggi. Keanekaragaman gejala yang muncul dipengaruhi oleh naungan, suhu, sinar matahari, dan musim. 
 
Pengendalian:Menghindari penyakit masuk ke daerah lain, menghindari penanaman dekat areal kehutanan, penanaman cengkeh jenis unggul tipe bunga Lawang Kiri (Zanzibar).




Basisdata Hama dan Penyakit Tanaman
didanai oleh Proyek I-MHERE B.2.c


Anda diperkenankan menggunakan informasi maupun gambar dari website ini dengan mencantumkan sumbernya www.opete.info

2010-2011 Departemen Proteksi Tanaman - IPB